ETS PPL
Muhammad Naufal Arieffaza
05111840000126
PPL A
Soal
1. Apakah perbedaan model analysis dengan model desain?
2. Jelaskan output proses Desain Aplikasi?
3. Visualisasikan Deskripsi dari apclikasi parkir berikut (Studi Kasus)
4. Buat HLD dan LLD dari rancangan desain aplikasi parkir (Studi Kasus)
5. Gambarkan Arsitektur dari Aplikasi Parkir yang akan dibangun (Studi Kasus)
6. Dokumentasikan dan Demokan dalam Video Youtube dari rancangan aplikasi yang telah dibangun
STUDI KASUS
Aplikasi Sistem Parkir
Aplikasi sistem parkir adalah perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola tempat parkir dan
pergerakan kendaraan di area tertentu. Sistem ini dapat digunakan di berbagai tempat, seperti:
Mal
Gedung perkantoran
Rumah sakit
Bandara
Tempat wisata
Universitas
Aplikasi sistem parkir menawarkan berbagai fitur dan manfaat, antara lain:
Memudahkan pengendara untuk menemukan tempat parkir yang tersedia
Mempercepat proses pembayaran parkir
Meningkatkan keamanan kendaraan
Menganalisis data penggunaan parkir
Meningkatkan pendapatan dari parkir
Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak Sistem Parkir
Kebutuhan Fungsional
Manajemen tempat parkir:
Menambahkan, menghapus, dan memodifikasi informasi tempat parkir
Menentukan jenis tempat parkir (misalnya, mobil, motor, VIP)
Menentukan tarif parkir untuk setiap jenis tempat parkir
Melacak ketersediaan tempat parkir secara real-time
Manajemen kendaraan:
Mendaftarkan kendaraan yang masuk dan keluar area parkir
Menerbitkan tiket parkir
Memproses pembayaran parkir
Menangani pelanggaran parkir
Manajemen pengguna:
Menambahkan, menghapus, dan memodifikasi informasi pengguna
Menetapkan peran dan akses pengguna
Melacak aktivitas pengguna
Pelaporan:
Menghasilkan laporan pendapatan parkir
Menghasilkan laporan penggunaan parkir
Menghasilkan laporan pelanggaran parkir
Kebutuhan Non-fungsional
Keamanan:
Melindungi data pengguna dari akses yang tidak sah
Mencegah penipuan dan pencurian
Ketersediaan:
Sistem harus tersedia 24/7
Sistem harus dapat diakses dari berbagai perangkat
Skalabilitas:
Sistem harus dapat menampung jumlah pengguna dan kendaraan yang besar
Sistem harus dapat diubah untuk memenuhi kebutuhan yang berubah
Kinerja:
Sistem harus responsif dan efisien
Sistem harus dapat menangani beban puncak
Persyaratan Tambahan
Integrasi dengan sistem lain:
Sistem harus dapat diintegrasikan dengan sistem kontrol akses
Sistem harus dapat diintegrasikan dengan sistem pembayaran elektronik
Dukungan multi-bahasa:
Sistem harus mendukung beberapa bahasa
Aksesibilitas:
Sistem harus dapat diakses oleh penyandang disabilitas
Jawab
1. Berdasarkan tujuannya Model Analisis bertujuan untuk memahami suatu masalah yang ada secara mendalam sedangkan model desain bertujuan merancang solusi untuk mengatasai masalah yang ditemui dari analisis.
Berdasarkan fokusnya Model analisis menentukan kebutuhan, batasan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi situasi atau masalah.Sedangkan model desain menentukan spesifikasi, arsitektur, dan komponen-komponen solusi.
Berdasarkan hasilnya dalam model analisis, dokumen berisi pemahaman tentang situasi atau masalah, termasuk temuan, kesimpulan, dan rekomendasi sedangkan model desain, dokumen berisi rancangan solusi, termasuk spesifikasi teknis, diagram, dan prototipe.
2.
- Wireframes: Wireframes adalah representasi visual sederhana dari antarmuka pengguna aplikasi. Mereka menunjukkan struktur dan tata letak elemen antarmuka tanpa detail desain yang terlalu rumit. Wireframes membantu dalam merencanakan navigasi, penempatan elemen, dan arus interaksi pengguna.
- Prototipe Interaktif: Prototipe interaktif adalah versi sementara dari aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan antarmuka pengguna yang dirancang. Prototipe ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana aplikasi akan berfungsi dan memungkinkan untuk pengujian awal konsep.
- Arsitektur Informasi: Arsitektur informasi menggambarkan struktur keseluruhan dari aplikasi, termasuk hubungan antara berbagai bagian dan fungsi. Ini membantu dalam memastikan bahwa navigasi aplikasi adalah intuitif dan efisien bagi pengguna.
- Desain Antarmuka Pengguna (UI): Desain UI melibatkan pembuatan elemen visual seperti warna, tipografi, ikon, dan grafis lainnya yang membentuk antarmuka pengguna. Desain UI bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan membuat antarmuka yang menarik dan mudah digunakan.
- Desain Pengalaman Pengguna (UX): Desain UX berfokus pada pengalaman pengguna secara keseluruhan saat menggunakan aplikasi. Ini melibatkan pemikiran tentang bagaimana pengguna akan berinteraksi dengan aplikasi, mempertimbangkan faktor seperti kegunaan, aksesibilitas, dan kepuasan pengguna.
- Spesifikasi Desain: Spesifikasi desain adalah dokumen yang merinci elemen-elemen desain, termasuk ukuran, posisi, warna, dan interaksi. Spesifikasi ini membantu pengembang dalam mengimplementasikan desain dengan akurat.
- Dokumentasi Desain: Dokumentasi desain mencakup deskripsi mendalam tentang berbagai aspek desain aplikasi, termasuk tujuan desain, pemilihan warna dan tipografi, prinsip desain yang diikuti, dan alasan di balik keputusan desain tertentu.
3.
Comments
Post a Comment